Tag: kesehatan

Tips Menjaga Kesehatan Anak di Musim Hujan

Posted on December 5, 2019 in Kesehatan

Datengnya musim hujan membawa serta ancaman berbagai penyakit. Salah satu yang cukup membuat para orang tua khawatir adalah demam berdarah (DBD). Nyamuk penyebab demam berdarah memang akan berkembang lebih pesat di musim hujan.

Kekhawatiran para orang tua jika sampai anaknya terkena gejala DBD pada anak memang bisa dimaklumi. Pasalnya penyakit ini bisa menjadi penyakit yang mematikan jika tak ditangani dengan tepat.

Memasuki musim penghujan, orang tua harus memiliki pemahaman yang cukup mengenai gejala DBD, terutama gejala DBD pada anak bayi. Pemahaman yang baik akan membuat orang tua tahu pertolongan pertama seperti apa yang dibutuhkan anaknya. Selain itu, akan lebih baik lagi jika orang tua memiliki pengetahuan yang cukup tentang bagaimana menjaga kesehatan anak di musim hujan.

Berikut adalah tips menjaga kesehatan anak di musim hujan yang bisa dilakukan para orang tua:

Banyak Mengkonsumsi Air Putih

Orang dewasa membutuhkan air putih dalam jumlah tertentu agar metabolism tubuhnya bisa berfungsi dengan baik. Demikian pula halnya dengan anak-anak. Orang tua perlu memperhatikan asupan air putih anak-anaknya, terutama di musim hujan seperti ini.

Asupan air putih yang cukup akan meningkatkan metabolisme tubuh. Jika metabolismenya baik maka daya tahan tubuhnya juga akan baik. Jadi, anak Anda tidak akan mudah jatuh sakit di musim hujan ini.

Mengenakan Pakaian Hangat

Cara berikutnya yang bisa dilakukan untuk menghindari gejala DBD pada anak bayi dan anak-anak usia lainnya adalah dengan menjaga suhu tubuh anak selama musim hujan. Pastikan anak Anda selalu mengenakan pakaian yang cukup hangat, terutama ketika bepergian keluar rumah.

Suhu tubuh yang terjaga akan menghindarkan anak Anda dari berbagai penyakit yang disebabkan perubahan suhu. Selain itu, pakaian berlengan panjang juga akan menghindarkan anak-anak dari gigitan nyamuk penyebab gejala DBD pada anak 1 tahun ke atas.

Memastikan Anak-Anak Cukup Istirahat

Salah satu hal yang menyebabkan anak-anak rentan terkena penyakit di musim hujan adalah karena daya tahan tubuhnya kurang siap menghadapi perubahan suhu. Daya tahan tubuh bisa ditingkatkan asal anak-anak cukup istirahat. Jadi, tugas Anda sebagai orang tua adalah memastikan anak-anak mendapatkan istirahat yang cukup.

Pastikan anak tidak tidur terlalu larut malam. Pada masa pertumbuhannya seorang anak membutuhkan waktu tidur sekitar 8 hingga 10 jam dalam sehari. Selain tidur malam, ajak anak untuk istirahat di siang hari dengan cara tidur siang.

Guna meminimalisir kemunculan gejala DBD pada anak-anak, pasanglah kelambu di kamar anak Anda selama musim hujan. Cara tersebut akan sangat ampuh untuk menghindarkan anak Anda dari gigitan nyamuk. Anda juga bisa menggunakan obat nyamuk elektrik yang kini sudah banyak tersedia di pasaran.

Menjaga Asupan Makanan

Hal berikutnya yang tak kalah penting untuk diperhatikan orang tua adalah asupan makanan anak-anaknya. Selama musim hujan ini usahakan untuk mengkonsumsi makanan yang kaya protein dan tinggi akan antioksidan agar daya tahan tubuh anak semakin meningkat.

Buah dan sayur adalah sumber antioksidan alami yang sangat baik bagi perkembangan daya tahan tubuh. Olahlah menjadi berbagai makanan atau minuman menarik agar anak mau mengkonsumsinya. Jika dirasa perlu Anda juga bisa memberikan multivitamin tambahan.

Selain jenis asupannya, usahakan juga agar anak Anda selalu makan dengan teratur. Semua kebiasaan tersebut akan membuat anak Anda lebih kuat melewati musim hujan tanpa jatuh sakit.

Baca Juga: Cara Mudah Menghentikan Diare

Menjaga Kebersihan Lingkungan Sekitar

Usai memastikan anak Anda mendapatkan semua yang dibutuhkan untuk menghindari gejala DBD pada anak 7 tahun, jangan lupa untuk membersihkan kebersihan lingkungan sekitar. Tanpa disadari ada kebiasaan-kebiasaan Anda yang memungkinkan nyamuk berkembang penyebab DBD untuk berkembang biak.

Kebiasaan yang dimaksud adalah malas menguras bak mandi, membiarkan banyak baju tergantung, dan juga membiarkan genangan air bersih di sekitar rumah. Jika terus dibiarkan kebiasaan itu akan membuat nyamuk aedes aegypti bertelur dan anak Anda jadi rawan terkena gejala DBD pada anak 2 tahun ke atas.

 

Setelah melakukan langkah-langkah di atas, lengkapi proteksi untuk anak Anda dengan asuransi kesehatan. Jenis asuransi yang tepat untuk mengantisipasi anak terkena gejala DBD pada anak-anak dan harus menjalani rawat inap adalah asuransi rawat inap.

PFI Mega Life memiliki salah satu asuransi rawat inap terbaik bernama Mega Hospita Investa. Asuransi tersebut akan memberikan uang santunan rawat inap jika si kecil terkena DBD sampai harus menjalani rawat inap. Miliki sekarang juga untuk seluruh anggota keluarga Anda.

Baca Juga: 5 Gejala Tipes yang Harus Diwaspadai